Sundanese, hiburan, tips kesehatan, kecantikan, gaya hidup, and more!

Pengertian Dan Unsur Dalam Karya Sastra Sajak Sunda

by Kustian , at 2:38:00 PM , have 0 komentar

Pengertian tentang sajak sunda - Sajak merupakan karya sastra karangan sebuah puisi tentang luapan perasaan hati seseorang, baik itu dari pengalaman, masalah, curahan hati, dan sebagainya, yang tidak harus memperhatikan aturan atau patokan dalam pembuatannya.

Namun dalam pembuatan sajak, ada hal-hal yang perlu diperhatikan yaitu diksinya, atau pemilihan dalam membangun kata-katanya. Selain itu, kita juga terkadang sering mendengar dengan istilah sajak bebas, sajak bebas disini tentunya relatif.  Artinya, sajak bisa ditulis secara bebas, tidak harus selalu memperhatikan jumlah suku dalam setiap baitnya, atau dalam setiap akhir penulisannya.

Sebagai contoh misalnya, jika kita bandingkan sajak dengan sisindiran. Nah, sajak ini tidak selalu harus memperhatikan cangkang dan isi yang merupakan aturan khusus yang harus ada dalam pembuatan sebuah sisindiran.

Karya Sastra Sajak Sunda


Pengertian Dan Unsur Dalam Karya Sastra Sajak Sunda!

Sajak dalam sastra Sunda bukan karya sampakan, sajak merupakan pengaruh dari sastra indonesia. Awal mula sajak sunda ditulis pertama kali oleh Kis Ws pada tahun 1946. Sebelum sajak sunda berkembang seperti sekarang ini dimasyarakat sunda.

Dari sejarahnya, sajak sunda sendiri awalnya tidak diterima oleh masarakat Sunda. Berbeda dengan carita pondok, yang dapat dengan mudah diterima oleh masyarakat sunda. Alasannya kala itu, sajak bukanlah karya sastra untuk orang sunda.

Unsur Unsur Dalam Sajak Sunda



Dalam membaca sajak, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu intonasi atau lafal, dan cara penjiwaan dari penyampaian isi sajak. Unsur-unsur sajak diantaranya meliputi : Pikiran (sense), rasa (feeling), gaya (tone), dan maksud (intention).

A. Pikiran (sense)

Yaitu suatu pemikiran atau ide dari sang penulis sajak, baik itu dari pengalamannya peribadi yang dituangkan atau dituliskan kedalam bentuk karangan berupa sajak.

B. Rasa (feeling)

Yaitu pembawaan perasaan dari sang penyajak (orang yang membawakan sajak). Perasaan pembawaan ini dapat berupa perasaan bahagia, semangat, marah, sedih, dsb.

C. Gaya (tone) 

Yaitu, gaya dari orang yang membawakan sajaknya sendiri. Gaya ini meliputi, gaya humoris, realistis, kritis, romantis, atau sukacinta.

D. Maksud (intention)

Unsur ini kadang biasa disebut juga dengan unsur amanat, maksudnya yaitu, amanat atau maksud yang ingin disampaikan oleh seseorang (orang yang membawakan sajak) kepada para pendengarnya.

Baca juga:
Mengenal Ciri Ciri Karya Sastra SAJAK Sunda, Dan Contohnya!

Kesimpulan:

Sajak itu merupakan karya sastra, karangan sebuah puisi tentang luapan atau ungkapan dari perasaan seseorang tentang sesuatu hal, baik itu dari pengalaman, pemikiran, curahan hati, maupun yang lainya, yang dalam bentuk penulisannya tidak harus selalu memperhatikan aturan atau patokan-patokan, dan unsur-unsur dalam sajak diantaranya adalah : Pikiran (sense), rasa (feeling), gaya (tone), dan maksud (intention).





Pengertian Dan Unsur Dalam Karya Sastra Sajak Sunda
Pengertian Dan Unsur Dalam Karya Sastra Sajak Sunda - written by Kustian , published at 2:38:00 PM, categorized as Sajak sunda . And have 0 komentar
No comment Add a comment
Cancel Reply
GetID
Copyright ©2016 Putrasunda.com